ANALISIS EFISIENSI TEKNIS USAHATANI PADI LAHAN IRIGASI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT

  • Hernawati Hernawati Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB)
Kata Kunci: efisiensi, usahatani, padi, produksi

Abstrak

Efisiensi merupakan suatu ukuran relatif dan abstrak., Secara individual seorang produsen hanya akan menyadari hakekat efisiensi jika inefisiensi berlangsungnya dalam waktu yang cukup lama akan merugikan karena secara sosial terjadi pemborosan sumberdaya yang semakin langka seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan adanya proses degradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi teknis pada penggunaan faktor produksi pada usahatani padi di lahan irigasi di Kabupaten Lombok Barat. Rata-rata tingkat efisiensi teknis dan rata-rata produktivitas yang dicapai petani dalam usahatani padi sebesar 80% dengan menggunakan analisis frontier yakni produktivitas maksimum yang dapat dicapai dengan sistem pengelolaan yang baik, artinya petani masih memiliki peluang sekitar 20 persen untuk mencapai tingkat efisiensi maksimal 100%. Tingkat Efisiensi Teknis yang tinggi mencerminkan prestasi petani dalam keterampilan manajerial cukup tinggi sehingga penguasaan informasi dan pengambilan keputusan dalam mengelola faktor-faktor penting yang mempengaruhi produktivitas dapat tercapai secara maksimal. Tingkat efisiensi teknis yang sudah dicapai petani dalam menggunakan fakctor-faktor produksi sudah pada level yang memuaskan, namun mengingat jumlah penduduk setiap tahunnya terus bertambah yang berdampak pada peningkatan kebutuhan akan pangan khususnya beras maka untuk mempertahankan program ketahanan pangan diperlukan kebijakan pemerintah daerah untuk membuat rancangan baru khususnya tehnologi budidaya padi sehingga tingkat efisiensi yang nantinya bisa dicapai mendekati satu. Tingkat efisiensi yang tinggi juga merefleksikan bahwa peluang petani untuk meningkatkan produktivitas yang cukup tinggi semakin kecil karena perbedaan antara tingkat produktivitas yang telah dicapainya dengan tingkat produktivitas maksimum dengan sistem pengelolaan terbaik cukup kecil.

##plugins.generic.paperbuzz.metrics##

##plugins.generic.paperbuzz.loading##

Unduh

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Badan Pusat Statistik. 2016. Nusa Tenggara Barat dalam angka. Mataram.

Coelli, T.J., Battese, G.E. 1996. Identification of factors which influence the technical inefficiency of Indian farmers.Australian Journal of Agricultural and Resouece Economics. 40(2):103-128.

Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Nusa Tenggara Barat. 2016. Gema palagung. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mataram.

Mubyarto. 1977. Pengantar Ekonomi Pertanian. Edisi III. LP3ES. Jakarta.

Nasir, M. 1981. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Rahmayati. 2008. Determinasi Efisiensi Teknis Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Padi Lahan Irigasi Kabupaten Lombok Barat. Mataram Press. Mataram.

Soekartawi. 1987. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi. Rajawali Pers. Jakarta.

Undang-undang No. 18. 2012. Tanaman Pangan. Jakarta.

Diterbitkan
2021-08-01
Bagian
Articles