POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PERTANIAN PERIURBAN DI KABUPATEN BOGOR

  • Herwita Andriamasari Pusat Pengkajian Perencanaan Wilayah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IPB, Jl. Raya Pajajaran Kampus IPB Baranangsiang, Bogor
  • Wahju Qamara Mugnisjah Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Jl. Meranti Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680
  • Aris Munandar Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Jl. Meranti Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680

Abstrak

Trend baru dalam pengembangan pertanian di dunia saat ini adalah menganalisis potensi produksi pangan di kota-kota besar dengan mengintegrasikan kebijakan dan program penggunaan lahan, manajemen sumber daya alam dan perubahan lanskap pedesaan di area metropolitan. Kabupaten Bogor merupakan bagian dari kesatuan wilayah mega-city Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) yang terkena dampak perkembangan kota secara langsung. Dampak ini ditandai dengan perubahan lahan, salah satunya pertanian (lahan basah dan lahan kering), mengalami perubahan menjadi lahan terbangun sebesar 47,953 ha (16.04%). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi periurban agriculuture di Kabupaten Bogor dengan menggunakan penginderaan jauh, GIS, dan AHP. Rekomendasi utama studi ini dalam pengembangan pertanian multifungsi adalah pengembangan pertanian yang mengutamakan perlindungan lingkungan (pertanian ramah lingkungan) dengan strategi pengembangan melalui aspek ekonomi dan sosial.

Kata kunci : Kabupaten Bogor, area Jabodetabek, pertanian multifungsi, pertanian peri-urban

Unduh

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2015-10-01