Ecoenzym quality and potential of residues as bioactivator for organic waste composting

Slamet Santosa, Munif Said Hassan, Abdul Hayat Kasim

Abstract

Ecoenzyme is a complex organic solution that can be an alternative for environmental management. Ecoenzym is made by fermenting water spinach, chinese cabbage, mango, papaya, with palm sugar or granulated sugar and water in  plastic bottles of 1500mL for 3 months. Ecoenzyme solution was analyzed for aroma quality, color, pH, volume and alcohol content. Ecoenzyme residues (BRE), effective microorganisms (BEM) and without bioactivator (TBP) were tested for the ability to decompose organic waste aerobically in plastic buckets.  All treatments produced an ecoenzyme solution with a strong acid aroma, light brown to reddish brown in color, pH ranging from 3.1-.3.4, volume ranging from 740-780mL and contained alcohol ranging fom 4.1-4.8%. The lowest volume of ecoenzyme solution was 740mL in ECO2 and the highest was 780mL in ECO6. The lowest alcohol content is 4.1% in ECO3 and the highest is 4.8% in ECO5. Residual ecoenzymes (BRE), effective microorganisms (BEM) and without bioactivator (TBP) are able to decompose organic waste with the results of pH, temperature, humidity, total N, P2O5 and K2O that meet the Indonesian national standard (SNI) for composting. The composting pH value ranging from 6.4-7.5, temperature ranging from 27-36oC, humidity ranging from 66-81%, total N ranging from 0.68-0.80%, P2O5 ranging fom 0.49-0.54%, and K2O ranging from 0.75-.0.90%. This study concludes that the use of mango and papaya waste and palm sugar produces an ecoenzyme solution with the highest alcohol content and potential ecoenzyme residues as a bioactivator for organic waste composting

References

[BSN] Badan Standardisasi Nasional/National Standardization Agency of Indonesia. 2004. Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik. SNI 19-7030-2004. Jakarta: BSN.
Bernadin, D.M., Desmintari., Yuhanijaya. 2017. Pemberdayaan Masyarakat Desa Citeras Rangkas Bitung Melalui Pengolahan Sampah Dengan Konsep Ecoenzyme dan Produk Kreatif Yang Bernilai Ekonomi. Prosiding. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2 (1).
Dewi, S. Presenta, Silvia Devi, Sania Ambarwati. 2021. Pembuatan dan Uji Organoleptik Ecoenzyme dari Kulit Buah Jeruk. Hubisi.ntek: 649-657.
Firdaus F. 2011. Kualitas Pupuk Kompos Campuran Kotoran Ayam dan Batang Pisang Menggunakan Bioaktivator MOL Tapai [Skripsi]. Bogor : IPB University
Hemalatha, M. and Visantini, P. 2020. Potential use of ecoenzyme for the treatment of metal based effluent. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering. 716 : 1- 6
Indriani YH. 2007. Membuat Pupuk Organik Secara Singkat. Jakarta: Penebar Swadaya.
Ismayana A, Indrasti NS, Suprihatin, Maddu A., Fredy A. 2012. Faktor Rasio C/N Awal dan Laju Aerasi Pada Proses Composting Bagasse dan Blotong. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 12 (3) : 173-179
Juanda, Irfan, Nurdiana. 2011. Pengaruh Metode dan Lama Fermentasi Terhadap Mutu Mikroorganisme Lokal. Jurnal Floratek, 6 : 140-143.
Juniartini, N. L. P. 2020. Pengelolaan Sampah Dari Lingkup Terkecil dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Bentuk Tindakan Peduli Lingkungan. Jurnal Bali Membangun Bali, 1 (1) : 27–40.
Kusumawati, N. 2011. Evaluasi Perubahan Temperatur, pH dan Kelembaban Media pada Pembuatan Vermikompos dari Campuran Jerami Padi dan Kotoran Sapi Menggunakan Lumbricus rebellus. Jurnal Inotek, 15 (1) : 45-56
Lakitan, B. 2011. Dasar - Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Rajawali Press.
Lempang, M. 2012. Pohon Aren dan Manfaat Produksinya. Info.Teknis EBONI, 9 (1) : 537-544.
Mahyudin, R. 2017. Kajian Pengelolaan Permasalahan Sampah dan Dampak Lingkungan di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Jurnal Teknik Lingkungan, 3 (1) : 66-74.
Megah, S. I., Dewi, D. S., Wilany, E. 2018. Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Digunakan Untuk Obat Dan Kebersihan. Minda Baharu, 2 (1) : 50-56
Mimi, B. E. 2018. Pengaruh Variasi Jenis Gula Merah Terhadap Kesukaan Panelis Dan Kadar Alkohol Wine Tomat (Solanum Lycopersium L.) [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Dharma.
Munir, N.F., S. Malle., N. Huda. 2020. Karakteristik Fisikokimia Ecoenzym Limbah Kulit Jeruk Citrus maxima (Burm.) Merr. Dengan Variasi Gula. Agroindustri. Pangkep: Politeknik Pertanian Negeri.
Pandebesie ES, Rayuanti D. 2013. Pengaruh Penambahan Sekam Pada Proses Pengomposan Sampah Domestik. Jurnal Lingkungan Tropis, 6 (1) : 31- 40.
Prabekti, Y. S. 2020. Ecofermentor: Alternatif Desain Wadah Fermentasi Ecoenzyme. Bogor : IPB University.
Ruskandi. 2006. Tehnik Pembuatan Kompos Limbah Kebun Pertanaman Kelapa Polikultur. Buletin Tehnik Pertanian, 11 (10) : 112-115.
Rohyani, N., Utpalasari, R., Dahliana, I. 2020. Analisis Hasil Konversi Ecoenzyme Menggunakan Nenas (Ananas Comosus) Dan Pepaya (Carica Papaya L.). Jurnal Kesehatan, 5 (2) : 135-140
Safitri, I., Yuliono, A., Sofiana, M. S. J., Helena, S., Kushadiwijayanto, A. A., Warsidah, W. 2021. Peningkatan Kesehatan Masyarakat Teluk Batang secara Mandiri melalui pembuatan Handsanitizer dan Desinfektan berbasis Ecoenzyme dari Limbah Sayuran dan Buah. Journal of Community Engagement in Health, 4 (2) : 371–377.
Septiani, U., Najmi, Rina, O. 2021. Ecoenzyme: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Prosiding seminar nasional pengabdian masyarakat, tanggal 28 oktober 2021 di LPPM UMJ.. Jakarta: Universitas Muhammadiyah
Sharma, H. B. Vanapalli, K.R., Cheela, V. R. S., Ranjan, V. P., Jaglan, A. K., Dubey, B., Goel, S. and Bhattacharya, J. 2020. Challenges, opportunities, and innovations for effective solid waste management during and post COVID-19 pandemic,. Resources, Conservation and Recycling. Elsevier, 162(May), p. 105052. doi: 10.1016/j.resconrec.2020.105052.
Sulistyawati, Endah, Mashita, Nusa, Choesin DN. 2008. Pengaruh Agen Decomposer Terhadap Kualitas Hasil Pengomposan Sampah Organik Rumah Tangga. Makalah dipresentasikan pada Seminar Nasional Penelitian Lingkungan di Universitas Trisakti. Jakarta: Universitas Trisakti.
Supadma A.A.N., Arthagama D. M. 2008. Uji Formulasi Kualitas Pupuk Kompos yang Bersumber dari Sampah Organik dengan Penambahan Limbah Ternak Ayam, Sapi, Babi, dan Tanaman Pahitan. Jurnal Bumi Lestari, 8 (2) : 113-121
Supriyani , Andari Puji Astuti , Endang Tri Wahyuni Maharani. 2020. Pengaruh variasi gula terhadap produksi coenzyme menggunakan limbah buah dan sayur. Prosiding Seminar Nasional Edusainstek ISBN : 2685-5852 Fmpa UNIMUS.
Whitman, A and De John, S. 2000. Organic Gardening For Dummies, Wiley Publishing, Inc.
Widarti B.N, Wardhini W.K, Sarwono E. 2015. Pengaruh Rasio C/N Bahan Baku pada Pembuatan Kompos dari Kubis dan Kulit Pisang. Jurnal Integrasi Proses, 5 (2) : 75-80
Win, Yong Chia. 2011. Ecoenzyme Activating the Earth’s Self Healing Power. Malaysia: Summit Print SDN.BHD, 6 (8) : 9-14.
Utama C. S, Sulistiyanto B., Setiani B. 2013. Profil Mikrobiologis Pollard yang Difermentasikan dengan Ekstrak Limbah Pasar Sayur pada Lama Peram yang Berbeda. Jurnal Agripet. 13 (2) : 26-30

Authors

Slamet Santosa
slametsantosa@unhas.ac.id (Primary Contact)
Munif Said Hassan
Abdul Hayat Kasim
SantosaS., Munif Said Hassan and Abdul Hayat Kasim (2023) “Ecoenzym quality and potential of residues as bioactivator for organic waste composting”, Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management). Bogor, ID, 13(3). Available at: https://jai.ipb.ac.id/index.php/jpsl/article/view/45215 (Accessed: 14April2024).

Article Details