Main Article Content

Abstract

Kabupaten Nagan Raya berada pada jalur lintas nasional di wilayah barat selatan Aceh, yang memiliki peluang sangat besar untuk pengembangan perdagangan. Ketersediaan infrastruktur jalan serta didukung transportasi darat dan udara yang memadai merupakan pendorong untuk berkembangnya aktivitas perdagangan di Kabupaten Nagan Raya. Meningkatnya kegiatan perdagangan di pasar juga berpotensi dalam peningkatan penerimaan pada retribusi pasar. Retribusi pasar adalah salah satu dari berbagai jenis retribusi daerah yang sering diabaikan dan jarang memperoleh perhatian yang memadai. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah menetapkan target penerimaan retribusi pasar namun realisasi penerimaannya masih belum sesuai target dan cenderung berfluktuatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi penerimaan retribusi pasar tradisional di Kabupaten Nagan Raya dan merumuskan strategi dalam upaya meningkatkan potensi penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Nagan Raya. Berdasarkan perhitungan potensi retribusi pasar di tiga pasar tradisional yang ada di Kabupaten Nagan Raya, didapatkan bahwa potensi antar ke tiga pasar berbeda besarannya dan penetapan target selama ini tidak sesuai dengan hasil perhitungan potensi. Target yang ditetapkan cenderung di bawah potensinya. Hasil analisis SWOT dan QSPM diperoleh prioritas dalam meningkatkan penerimaan retribusi pasar yaitu strategi peningkatan pengelolaan pasar dengan sistem yang baik dan meningkatkan penerimaan potensi.

Keywords

Potensi Penerimaan, Realisasi Penerimaan, Retribusi Pasar, Target Penerimaan

Article Details

How to Cite
[1]
LarasatiJ., HariantoH., and SarmaM., “Analisis Potensi Penerimaan Retribusi Pasar Tradisional Di Kabupaten Nagan Raya”, Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, vol. 15, no. 2, pp. 71-78, Dec. 2023.

References

  1. [BPKAD] Badan Pengelola Keuangan Anggaran Daerah. 2019. Data Kontribusi Retribusi Pelayanan Pasar terhadap Retribusi Daerah. Nagan Raya (ID). Badan Pengelola Keuangan Anggaran Daerah Kabupaten Nagan Raya.
  2. David, Fred R. 2017. Manajemen strategik. Jakarta (ID): Salemba Empat.
  3. Ering S, Hakim DB, Juanda B. 2017. Analisis potensi pajak daerah untuk peningkatan kapasitas fiskal kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. JEPI. 17(1): 1-13.
  4. Handayani, S. 2017. Potensi retribusi pasar terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (pad) kabupaten lamongan. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi. 2(1): 1-24.
  5. Makhfatih A, Saptono CA. 2010. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Berdasar Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Yogyakarta (ID): Metha Studio.
  6. Wahyudi WW, Priyarsono DS, Rifin A. 2014. Perencanaan Pembangunan Ekonomi Wilayah Berbasis Sektor Unggulan Kabupaten Pasaman. JAGBI. 2(2): 159-176.