MEMBANGUN PERPUSTAKAAN YANG ISLAMI (Implementasi Prinsip-Prinsip Manajemen Perpustakan Yang Islami)

  • Ahmad Syawqi UIN Antasari Banjarmasin

Abstract

Merencanakan perpustakaan yang Islami berarti menentukan apa yang akan dilakukan pada masa depan atau meraih sesuatu di masa depan yang berlandaskan pengesahan Tuhan adalah landasan teologis bertindak. Dalam proses merencanakan perpustakaan yang Islami, setiap pribadi atau kelompok terlebih dahulu membuat keputusan dengan tetap memperhatikan musyawarah dan selanjutnya menyerahkan ketentuan akhir kepada keputusan Allah akan keberhasilannya sebagai skap tawakkal kepada ketentuan Allah. Setelah direncakan, dilaksanakan rencana dengan segala potensi dan sumber daya yang ada.

Dalam pengorganisasian perpustakaan yang Islami dapat dikatakan solid dan baik jika memiliki sifat-sifat, tujuan yang jeas dan realitas. Dalam kepemimpinan di perpustakaan, perlu adanya keteladanan dan  keteladanan yang baik adalah yang ditampilkan Rasululllah SAW untuk dijadikan model kepribadian setiap pemimpin sebagai uswatun hasanah (teladan yang baik).

Dalam pengawasan  perpustakaan yang Islami, menekankan adanya kesadaran teologis akan kehadiran Allah SWT sebagai pengawas pertama dalam setiap diri, tempat dan keadaan. Kesadaran ini harus dibina dari kedalaman tauhid. Meskipun tidak dapat dicapai mata, namun Allah SWT tetap melihat segala yang kelihatan sebab Allah Maha Mengetahui.

 

Kata kunci: perpustakaan Islam, perencanaan, pengawasan, kepemimpinan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-19
How to Cite
Syawqi, A. (2020). MEMBANGUN PERPUSTAKAAN YANG ISLAMI (Implementasi Prinsip-Prinsip Manajemen Perpustakan Yang Islami). Jurnal Pustakawan Indonesia, 18(1), 1-15. https://doi.org/10.29244/jpi.v18i1.28596